Tenaga Kependidikan

Administrasi

Pengemudi

Keamanan

Kebersihan

Reakapitulasi Jumlah Tenaga Kependidikan

Berdasarkan Status Kepegawaian

Status Jumlah %
PNS
16
19%
PTT
50
60%
PHL
18
21%
Jumlah
84
100%

Berdasarkan Pendidikan Terakhir

Pendidikan Jumlah %
S2
5
6%
S1
36
43%
D3
13
15%
D1
1
1%
SLTA
24
29%
SLTP
2
2%
SD
3
4%
Jumlah
84
100%

Dekan Melantik 15 Pengelola di Lingkungan FEB UNAND

Padang (10/12/2024) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) megnadakan acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dan serah terima pengelola di lingkungan FEB UNAND.

Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, SE., M.Si melantik 15 orang pengelola dengan jabatan ketua departemen, sekretaris departemen, ketua program studi dan sekretaris program studi. Pejabat baru tersebut adalah Prof. Dr. Donard Games, SE., M.Bus (Adv) (Ketua Departemen Manajemen), Laura Amelia Triani, SE., MM (Sekretaris Departemen Manajemen), Asmi Abbas, SE., MM (Ketua Program Studi S1 Manajemen), Dr. Eri Besra, SE., MM (Ketua Program Studi S1 Kewirausahaan), Dr. Syafrizal, SE., ME (Ketua Program Studi S1 Manajemen intake D3), Fajri Adrianto, SE., M.Bus., Ph.D (Ketua Program Studi S2 Manajemen), M. Fany Alfarisi, SE., MS.Fin., Ph.D (Sekretaris Program Studi S2 Manajemen), Prof. Dr. Herri, SE., MBA (Ketua Program Studi S3 Ilmu Manajemen), Hendra Lukito, SE., MM., Ph.D (Sekretaris Program Studi S3 Ilmu Manajemen), Endrizal Ridwan, SE., MEC., Ph.D (Ketua Departemen Ekonomi), Yessy Andriani, SE., M.IDEC (Sekretaris Departemen Ekonomi), Dr. Zulkifli N, SE., M.Si (Ketua Program Studi S2 Ekonomi), Dr. Sri Maryati, SE., M.Si (Sekretaris Program Studi S2 Ekonomi), dan Dr. M. Nazer, SE., MA (Ketua Program Studi S3 Ilmu Ekonomi), dan Dr. Febriandi Prima Putra, SE., M.Si (Sekretaris Program Studi S3 Ilmu Ekonomi)

Dekan menyampaikan apresiasi kepada pejabat yang baru dilantik atas kesediannya menerima tugas tambahan untuk memimpin departemen dan program studi di lingkungan FEB. Dekan menyampaikan agar pengelola departemen dan program studi di FEB UNAND siap menghadapi tantangan dan peraturan-peraturan yang dinamis demi kemajuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAND.

Dekan juga mengajak seluruh pengelola dan tendik untuk berkolaborasi untuk mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi yang telah ditetapkan setiap tahun.

Mahasiswa FEB Raih Gold Medal di Korea Selatan

Seoul, Korea Selatan – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas meraih prestasi dalam ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2024 yang berlangsung pada Sabtu (30/11/2024) di COEX, Seoul, Korea Selatan.

Mahasiswa FEB tersebut adalah Intan Tina (Manajemen Kelas Internasional-2022), ⁠Chika Nada Risha (Akuntansi-2021), dan ⁠Yoli Martika (Manajemen Kelas Internasional-2022). Mereka tergabung dalam tim Elysian yang juga beranggotakan mahasiswa dari fakultas lain yaitu Redho Prima Nanda (FISIP), Irfan Wahendra (FTI), Yolanda Putri Antoni (FH).

Karya yang dipamerkan oleh Tim Elysian meraih prestasi website Gold Medal + Special Award of the innovation From China Association of Inventions (CAI) dalam ajang tersebut. Tim Elysian menciptakan karya inovasi berupaka aplikasi berbasis teknologi AI (Artificial intelligence) dengan nama “Appskep : A Better Health Care Edu Solutions” with the innovation is “Nuro”. Yoli Tina menyampaikan bahwa jjang pemeran inovasi internasional (SIIF) yang diselenggarakan oleh Korea Invention Promotion Association (KIPA) diikuti oleh 519 tim yang berasal dari 32 negara berbeda.

LAMEMBA Sosialisasikan Aturan Akreditasi Baru di FEB UNAND

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) menjadi penyelenggara kegiatan sosialisasi aturan baru akreditasi LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi) terkait Permendikbudristek no. 53 Tahun 2023 untuk menuju Prodi terakreditasi Unggul.

Sosialisasi aturan LAMEMBA berlangsung secara hybrid di ruang seminar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas dan melalui platform zoom meeting pada Jumat (29/11/2024). Kegiatan sosialisasi tersebut terselenggara berkat kerjasama antara Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Padang dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Barat.

Narasumber utama pada sosialisasi tersebut adalah Prof. Ina Primiana yang merupakan Ketua Dewan Eksekutif LAMEMBA. Prof. Ina didampingi oleh Prof. Eddy R. Rasyid, Ph.D., CA (Sekretaris Dewan Eksekutif LAMEMBA) dan Prof. Christantius Dwiatmadja, Ph.D (anggota Dewan Eksekutif LAMEMBA).

Ketua ISEI Cabang Padang, Endrizal Ridwan, S.E., MEC., Ph.D dalam sambutannya mengatakan bahwa ISEI menjalin kerjasama dengan Bank Indonesia dan LAMEMBA untuk mendorong pelaksanaan kegiatan sosialisasi aturan baru akreditasi LAMEMBA. Sosialisasi tersebut diharapkan memberikan informasi yang dibutuhkan dan dipersiapkan oleh program studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis/Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam untuk memperoleh akreditasi Unggul.

Selanjutnya, Muhamad Irfan Sukarna selaku Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Barat menyatakan bahwa kunci ekonomi-keuangan di Indonesia berjalan bagus didukung oleh Sumber Daya Manusia yang bisa mengolah resources dengan bagus. “SDM yang bagus tentunya dididik dari perguruan tinggi sampai nanti akreditasi kualitas dari perguruan tinggi” tambahnya.

Ia menyampaikan harapan kegiatan sosialisasi aturan akreditasi baru LAMEMBA tersebut dapat menjadi upaya bersama dalam mengakselerasi kualitas pendidikan untuk kemajuan dan kejayaan ekonomi Sumatera Barat.

Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si juga mengutarakan manfaat dari kegiatan sosialisasi aturan akreditasi baru LAMEMBA terutama bagi program studi yang sedang mempersiapkan proses re-akreditasi. FEB UNAND pada tahun ini sedang mempersiapkan dokumen untuk proses re-akreditasi tiga program studi, yaitu prodi S3 Ilmu Ekonomi, prodi S2 Ekonomi dan prodi S1 Akuntansi.

Setelah acara pembukaan secara resmi oleh Dekan FEB UNAND, kegiatan sosialiasi aturan baru akreditasi LAMEMBA terkait Permendikbudristek no. 53 Tahun 2023 untuk menuju Prodi terakreditasi Unggul dipandu oleh Dr. Fajri Muharja, S.E., M.Si. Ia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara hybrid untuk memfasilitasi antusiasme perserta dari luar provinsi Sumatera Barat.

 Prof. Ina memaparkan bahwa di dalam Permendikbudristek No.53 Tahun 2023 tentang penjaminan mutu Pendidikan Tinggi terjadi transformasi pencapaian mutu Pendidikan Tinggi yang lebih leluasa tergantung dari tujuan dan target setiap Perguruan Tinggi, pendekatan berdasarkan luaran (outcome base), dan standar luaran berupa Kompetensi Lulusan menjadi acuan utama.

Pada pasal 76 ayat 6, Permendikbudristek No.53 Tahun 2023 terdapat tiga luaran akreditasi, yaitu Terakreditasi, Terakreditasi Unggul, dan Tidak Terakreditasi. Hal tersebut menjadi poin bagi LAMEMBA untuk mendorong program studi yang saat ini masih terakreditasi Baik dan Baik Sekali untuk bisa memperoleh akreditasi Unggul.

LAMEMBA juga sudah merancang dua instrumen baru, yaitu akreditasi Unggul Nasional dan akreditasi Internasional. “Untuk Unggul nasional itu nanti akan dicari, akan dilihat program studi yang berperingkat Unggul saat ini, atau Baik Sekali atau Potensi Baik Sekali.”ujar Prof. Ina.

LAMEMBA juga memiliki pendekatan baru bagi program studi yang tidak masuk dalam kriteria Unggul Nasional, yaitu pelatihan dan workshop dengan materi bagaimana prodi yang Baik Sekali dan Potensi Baik Sekali bisa menuju Unggul. Sementara, untuk prodi yang sudah berperingkat Unggul, LAMEMBA juga akan memberikan pelatihan dan workshop agar prodi tersebut bisa menuju akreditasi Internasional. Pada sesi tanya jawab, Prof. Ina dan tim dari LAMEMBA juga menanggapi pertanyaan dari peserta sosialisasi baik yang hadir langsung maupun secara daring.

219 Wisudawan FEB UNAND Mengikuti Prosesi Wisuda V Tahun 2024

Padang (FEB UNAND) – Sebanyak 219 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) mengikuti prosesi wisuda pada periode Wisuda V Universitas Andalas Tahun 2024. Penyerahan ijazah secara simbolis berlangsung pada tanggal 23 November 2024 di gedung Auditorium Unand, setelah acara pelepasan wisudawan di tingkat Universitas secara simbolis oleh Rektor UNAND.

Wisudawan FEB pada periode wisuda kedua tahun 2024 terdiri dari 26 orang lulusan Program Diploma III, 146 orang lulusan Program Sarjana, 43 lulusan Program Magister, 1 lulusan profesi (PPAk) dan 3 orang lulusan Program Doktor.

Dekan FEB Unand, Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan/ti yang telah menyelesaikan pendidikan di FEB UNAND. “Kami berharap ilmu pengetahuan dan pengalaman yang saudara peroleh dan serap selama di Fakultas Ekonomi dan Bisnis benar-benar dapat saudara amalkan dan kembangkan dijalan yang benar dan bermanfaat untuk kemaslahatan bersama.”ujar Dekan.

Dalam pidatonya, Dekan menekankan pentingnya pengembangan diri dengan memperkuat kompetensi, karakter, kecerdasan, dan pengetahuan dalam menghadapi era globalisasi. Selain itu, untuk menghadapi tantangan dan peluang Indonesia Emas tahun 2045 perlu perbaikan dan penataan sistem pendidikan agar mampu mendorong perubahan yang signigfikan.

“Kini dan mendatang selain memiliki ijazah akademik, juga harus memiliki sertifikasi kompetensi dan sertifikasi profesi.” tambah Dekan. Para wisudawan perlu memiliki kemampuan berbahasa Internasional serta kemampuan adaptif, kreatif, dan inovatif. Dekan juga menyampaikan harapan agar para wisudawan tetap memiliki komitmen yang tinggi terhadap ilmu pengetahuan, ekonomi, seni dan budaya serta menjunjung tinggi almamater FEB UNAND.

Dekan FEB UNDIP beri Kuliah Tamu bagi Mahasiswa Pascasarjana FEB UNDIP

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas mengadakan kegiatan kuliah tamu bagi mahasiswa program pascasarjana FEB dan penandatanganan perjanjian kerjasama antara FEB UNAND dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) pada Jumat (22/22/2024) di ruang seminar FEB.

Dekan FEB, Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Program Studi Doktor Ilmu Akuntansi (PDIA) FEB Unand yang telah menginisiasi kegiatan kuliah dengan dosen tamu Prof. Faisal, Ph.D, CMA, CRP, CERG.

Dekan juga menyampaikan bahwa saat ini FEB memiliki 18 program studi dari jenjang Diploma III, Sarjana, Profesi, Magister dan Doktor.  Dekan mengatakan bahwa Program Studi Doktor Ilmu Akuntansi (PDIA) merupakan program studi paling bungsu di FEB UNAND dan baru menerima mahasiswa angkatan pertama pada tahun 2024 ini.

Dekan mengatakan kegiatan kuliah tersebut merupakan persiapan yang dilakukan oleh pengelola PDIA untuk menyambut perkuliahan bagi mahasiswa angkatan pertama PDIA pada semester depan. Dekan juga mengutarakan bahwa dalam menempuh pendidikan doktor (S3) banyak dinamika yang dihadapi oleh mahasiswa, hal yang menjadi penghambat biasanya adalah hal-hal yang bersifat non-akademis.

Sejalan dengan Dekan, Kaprodi Doktor Ilmu Akuntansi, Dr. Aries Tanno, S.E., M.Si., Ak., CA mengatakan bahwa mahasiswa doktor atau mahasiswa magister yang ingin melanjutkan studi ke jenjang doktor memiliki kesulitan dalam menemukan ide atau topik proposal penelitian doktor. Ia menyampaikan harapan agar peserta kuliah memperoleh insight dan kiat dari narasumber dalam menempuh pendidikan S-3.

Selanjutnya Ketua Departemen Akuntansi, Dr. Rita Rahayu, S.E., M.Si., Ak., CA juga bertujuan untuk mempromosikan Program Doktor Ilmu Akuntansi kepada mahasiswa pascasarjana FEB dan masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa kuliah tamu tersebut merupakan bagian dari perjanjian kerjasama bidang tridharma perguruan tinggi antara FEB UNAND dengan FEB UNDIP yang ditandatangani oleh Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si (Dekan FEB UNAND) dan Prof. Faisal, Ph.D, CMA, CRP, CERG (Dekan FEB UNDIP).

Prof. Faisal, Ph.D, CMA, CRP, CERG menjadi narasumber kuliah tamu yang terdiri dari dua sesi. Pada sesi pertama, Prof. Faisal memberikan kuliah bagi mahasiswa pascasarjana dengan topik “Tips dan Trik Menyelesaikan Studi Tepat Waktu”, kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua dengan topik “Tips dan Trik Mengajar di Program Studi S3” khusus untuk dosen di lingkungan FEB UNAND.

Narasumber yang menamatkan studi S3 di Curtin University, Australia mengungkapkan pentingya merancang timeline dalam menempuh pendidikan S3. Prof. Faisal juga membagikan dua aspek yang perlu dipersiapkan oleh mahasiswa program doktor. Pertama adalas persiapan diri, seperti kesehatan fisik dan mental (emotional and psychological demanding), motivasi diri dan disiplin, dan manajemen waktu. Aspek kedua adalah mentorship and guidance, peer support and networking, dan pengembangan diri.

Selain hal tersebut, dukungan dari institusi juga merupakan aspek penting dalam kesuksesan pendidikan doktor. Dukungan dari institusi meliputi penyediaan program-program mentoring dan coaching bagi mahasiswa, kemudahan akses fasilitas penelitian, kesempatan beasiswa dan workshop, serta kebijakan yang mendukung pendidikan doktor.

Hal yang tidak kalah penting dalam pendidiikan doktor adalah menjaga komunikasi dan hubungan yang baik antara mahasiswa dengan promotor dan co-promotor.