SMAN 1 Bukittinggi Kunjungi FEB UNAND, Siswa Kenali Dunia Perkuliahan dan Program Studi

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) menerima kunjungan edukatif dari 100 siswa dan 5 guru pendamping SMAN 1 Bukittinggi pada Senin (15/6/2026) di Ruang Seminar FEB UNAND. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengenalan perguruan tinggi yang bertujuan meningkatkan wawasan peserta didik mengenai lingkungan pendidikan tinggi, sekaligus memberikan informasi langsung mengenai program studi dan peluang melanjutkan pendidikan di Universitas Andalas.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh SMAN 1 Bukittinggi dan berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan serta mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Selanjutnya, sesi pengenalan fakultas disampaikan oleh Manajer Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni FEB UNAND, Dr. Edy Ariyanto, S.E., M.Si. Beliau memaparkan profil FEB UNAND, keunggulan akademik, fasilitas pembelajaran, program kemahasiswaan, peluang beasiswa, serta berbagai kesempatan pengembangan kompetensi yang dapat diikuti mahasiswa selama menempuh pendidikan di FEB UNAND.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pengenalan departemen dan program studi oleh masing-masing Ketua Program Studi. Para peserta memperoleh penjelasan mengenai kurikulum, konsentrasi keilmuan, prospek karier lulusan, hingga berbagai program yang mendukung pengembangan akademik maupun nonakademik mahasiswa.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan mengenai jalur penerimaan mahasiswa baru, kehidupan kampus, organisasi kemahasiswaan, peluang mengikuti program internasional, serta prospek kerja lulusan FEB UNAND.

Kunjungan ini sejalan dengan tujuan yang disampaikan oleh SMAN 1 Bukittinggi dalam surat permohonannya, yaitu memberikan pengenalan kampus dan program studi, serta membuka ruang konsultasi akademik dan informasi penerimaan mahasiswa baru bagi para siswa.

Melalui kegiatan ini, FEB UNAND berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan sekolah-sekolah menengah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus memberikan informasi yang komprehensif kepada calon mahasiswa mengenai berbagai peluang yang tersedia di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas.

FEB UNAND dan FEB UHO Perkuat Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Kampus Berdampak

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) terus memperluas jejaring kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara FEB UNAND dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo (FEB UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara, yang berlangsung pada Senin (8/6/2026) di Ruang Sidang Dekanat FEB UNAND.
Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si., dan Dekan FEB UHO, Prof. Dr. La Ode Anto, S.E., M.Si., Ak., QIA., CA. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi kedua institusi dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta program Kampus Berdampak.
Kerja sama yang disepakati mencakup berbagai bidang strategis, antara lain pengembangan proses pembelajaran, pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pembinaan dan penguatan kelembagaan kemahasiswaan, serta pelaksanaan berbagai kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak menyampaikan komitmennya untuk menjadikan kemitraan ini sebagai sarana berbagi pengalaman, praktik baik, serta penguatan kapasitas institusi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.
Selain penandatanganan Perjanjian Kerja Sama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Implementasi Kerja Sama antara FEB UNAND dan FEB UHO yang berfokus pada kegiatan benchmarking dan lecturer mobility. Program ini diharapkan dapat mendorong pertukaran pengetahuan, pengalaman akademik, serta penguatan kolaborasi antar dosen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan tata kelola fakultas.
Melalui kerja sama ini, FEB UNAND dan FEB UHO diharapkan dapat saling mendukung dalam pengembangan institusi, peningkatan mutu akademik, serta pelaksanaan berbagai program inovatif yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan masyarakat luas.
Kemitraan ini sekaligus menjadi wujud komitmen kedua fakultas dalam membangun kolaborasi antarperguruan tinggi untuk menghasilkan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdampak bagi pembangunan daerah maupun nasional.

LPS Perkenalkan Program Call for Research 2026 kepada Sivitas Akademika FEB UNAND

Padang (FEB UNAND) – Lembaga Penjamin Simpanan menggelar kegiatan Sosialisasi LPS Call for Research (CFR) 2026 di Ruang Seminar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang terbuka bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum ini bertujuan memperkenalkan peran LPS sekaligus mendorong peningkatan kualitas riset di bidang ekonomi, keuangan, perbankan, dan asuransi.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UNAND yang diwakili oleh Dr. Edi Ariyanto, S.E., M.Si., selaku Manajer Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni FEB UNAND. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap program ini dapat menjadi wadah bagi sivitas akademika untuk menghasilkan penelitian yang mampu memberikan kontribusi terhadap penguatan sektor keuangan nasional.

Sosialisasi menghadirkan dua narasumber dari LPS, yakni Muhammad Candra Fajar Sidiq dan Nisa Nursiam. Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai fungsi dan peran strategis LPS sebagai lembaga independen yang bertugas menjamin simpanan nasabah, melakukan resolusi bank, menjaga stabilitas sistem keuangan, menjamin polis asuransi, serta menangani permasalahan perusahaan asuransi yang dicabut izin usahanya. Informasi tersebut menjadi penting mengingat LPS merupakan salah satu anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan dalam menjaga ketahanan sistem keuangan nasional.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa LPS lahir sebagai respons atas krisis moneter 1997/1998 dan resmi beroperasi sejak tahun 2005. Seiring perkembangan regulasi, mandat LPS terus diperkuat, termasuk melalui Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang memperluas fungsi LPS dalam penjaminan polis asuransi dan penguatan perannya sebagai risk minimizer dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Selain memperkenalkan kelembagaan LPS, kegiatan ini juga mengulas secara rinci program LPS Call for Research 2026 yang mengangkat tema “Optimalisasi Peran Sektor Keuangan dalam Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.” Tema tersebut mencakup berbagai topik penelitian, antara lain program penjaminan simpanan, penjaminan polis asuransi, resolusi bank, resolusi perusahaan asuransi, stabilitas sistem keuangan, restrukturisasi perbankan, perbankan dan asuransi syariah, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Peserta juga memperoleh informasi mengenai kategori lomba yang dibagi menjadi kategori umum, mahasiswa S3, serta mahasiswa D4/S1/S2. Kompetisi ini menawarkan total hadiah sebesar Rp330 juta dengan hadiah utama mencapai Rp50 juta untuk kategori umum. Selain itu, tersedia penghargaan Promising Papers bagi karya-karya penelitian terbaik dari berbagai wilayah di Indonesia.

Narasumber turut menjelaskan bahwa batas akhir pengumpulan research paper ditetapkan pada 25 September 2026. Seluruh karya yang diajukan akan melalui proses seleksi administrasi dan substansi oleh tim reviewer yang berasal dari kalangan akademisi dan internal LPS. Lima paper terbaik dari masing-masing kategori akan diundang untuk mengikuti tahap presentasi dan klarifikasi sebelum penentuan pemenang.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif berdiskusi mengenai peluang riset, metodologi penelitian, serta berbagai isu terkini terkait stabilitas sistem keuangan. Melalui sosialisasi ini, FEB UNAND berharap semakin banyak mahasiswa dan dosen yang terlibat dalam penelitian berkualitas serta mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang bermanfaat bagi pengembangan sektor keuangan dan perekonomian Indonesia.