BAKTI 2026 FEB UNAND: Langkah Awal Mahasiswa Baru Mengenal Dunia Akademik dan Kemahasiswaan

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) melaksanakan pembukaan Bimbingan Aktivitas Kemahasiswaan dalam Tradisi Ilmiah (BAKTI) bagi mahasiswa baru tahun 2026 pada Selasa, 18 Agustus 2026, bertempat di Gedung Auditorium Universitas Andalas.

Kegiatan BAKTI merupakan rangkaian kegiatan orientasi mahasiswa baru yang diawali pada tingkat Universitas Andalas dan kemudian dilanjutkan pada tingkat fakultas. Pembukaan BAKTI mahasiswa baru FEB UNAND tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, SE., M.Si.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNAND menyampaikan ucapan selamat datang kepada 1.194 mahasiswa baru Program Sarjana (S1) dan Vokasi (DIII) FEB UNAND. Dekan berharap para mahasiswa baru dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik serta mulai mengenal lingkungan akademik dan kehidupan kemahasiswaan di FEB UNAND.

Setelah pembukaan secara seremonial, kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah materi pengenalan fakultas. Wakil Dekan I FEB UNAND, Dr. Asniati, SE., MBA., Ak., CA., CSRS., menyampaikan materi mengenai sistem pembelajaran di FEB UNAND. Selanjutnya, Wakil Dekan II, Dr. Annisaa Rahman, SE., M.Si., memberikan pengenalan terkait sarana dan prasarana yang tersedia di lingkungan FEB UNAND.

Materi berikutnya disampaikan oleh Manajer Pendidikan, Kemahasiswaan dan Alumni FEB UNAND, Dr. Edi Ariyanto, SE., M.Si., yang memperkenalkan bidang kemahasiswaan serta berbagai aktivitas yang dapat diikuti oleh mahasiswa selama menempuh pendidikan di FEB UNAND.

Untuk menciptakan suasana yang interaktif dan membangun kebersamaan, rangkaian BAKTI juga diisi dengan kegiatan talkshow, kerja kelompok, serta pengenalan berbagai Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA) yang ada di lingkungan FEB UNAND.

Melalui pelaksanaan BAKTI 2026, mahasiswa baru diharapkan dapat mengenal lebih dekat lingkungan akademik, fasilitas, sistem pembelajaran, serta berbagai aktivitas kemahasiswaan di FEB UNAND. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dan membangun semangat kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas.

FEB UNAND Gelar Sharing Session Pengelolaan Jurnal untuk Perkuat Tata Kelola Publikasi Ilmiah

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) menggelar Sharing Session Pengelolaan Jurnal pada Jumat, 14 Agustus 2026, bertempat di Ruang Sidang Dekanat FEB UNAND. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan jurnal ilmiah sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola publikasi di lingkungan FEB UNAND.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I FEB UNAND, Dr. Asniati, SE., MBA., Ak., CSRA. Sharing session menghadirkan Dr. Fajri Adrianto, SE., M.Bus, selaku Ketua Program Studi Magister Manajemen FEB UNAND sekaligus Editor in Chief JMASSBI (Jurnal Manajemen Stratejik dan Simulasi Bisnis), serta Pringati Singarimbun, S.Pt, tenaga kependidikan FEB UNAND sekaligus pengelola jurnal JMASSBI.

Dalam sesi tersebut, pemateri berbagi praktik baik pengelolaan jurnal berdasarkan pengalaman JMASSBI, meliputi optimalisasi Open Journal Systems (OJS), pengelolaan alur editorial, pembagian peran antara pengelola dan editor, serta pentingnya konsistensi dalam proses penerbitan. Pengelolaan sistem informasi jurnal yang terstruktur dinilai dapat mendukung efisiensi proses editorial, meningkatkan transparansi, serta memastikan setiap tahapan pengelolaan artikel terdokumentasi dengan baik.

Selain aspek operasional, sharing session juga membahas pentingnya pengelolaan metadata artikel dan konsistensi penerbitan sebagai bagian dari upaya meningkatkan visibilitas dan kualitas jurnal. Berbagai tantangan yang umum dihadapi pengelola jurnal turut menjadi bahan diskusi, termasuk pengelolaan naskah, proses peer review, serta upaya meningkatkan keterbacaan dan reputasi publikasi ilmiah.

JMASSBI merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Manajemen FEB UNAND dan telah memperoleh akreditasi SINTA 2. Capaian tersebut menjadi salah satu praktik baik dalam pengelolaan jurnal di lingkungan FEB UNAND yang dapat dibagikan dan menjadi pembelajaran bersama bagi pengelola jurnal lainnya.

Melalui kegiatan sharing session ini, FEB UNAND terus mendorong penguatan kapasitas pengelola jurnal dan penerapan tata kelola yang profesional, konsisten, dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu publikasi ilmiah serta memperkuat kontribusi jurnal-jurnal di lingkungan FEB UNAND dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

FEB UNAND Gelar Rapat Pembagian Tugas Mengajar Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) menggelar rapat pembagian tugas mengajar semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027 pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di Ruang Seminar FEB UNAND.

Rapat diawali dengan pengarahan dari Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, SE., M.Si., kemudian dilanjutkan dengan pemaparan bidang akademik oleh Wakil Dekan I, Dr. Asniati, SE., MBA., Ak., CA., CSRA. Selanjutnya, Wakil Dekan II, Dr. Annisaa Rahman, SE., M.Si., menyampaikan paparan terkait bidang sumber daya manusia dan keuangan.

Dalam sesi diskusi, rapat membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan persiapan perkuliahan semester ganjil, antara lain pemenuhan kebutuhan lokal perkuliahan, mekanisme remunerasi, dan pelaksanaan mata kuliah daring.

Selain itu, turut dibahas pengalokasian kembali dosen praktisi, penambahan jadwal dosen dari luar negeri, serta upaya mempercepat proses penjadwalan perkuliahan. Pembahasan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan akademik dan memastikan proses pembelajaran semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027 berjalan secara efektif dan optimal.

Asesmen Lapangan LAMEMBA, Program Studi Doktor Ekonomi FEB UNAND Jalani Proses Re-akreditasi

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) menerima kunjungan Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) dalam rangka pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) untuk proses re-akreditasi Program Studi Doktor Ekonomi. Kegiatan ini berlangsung pada 5–8 Agustus 2026, sebagai tahapan lanjutan setelah Program Studi Doktor Ekonomi Universitas Andalas dinyatakan lolos Asesmen Kecukupan dan melanjutkan ke tahap Asesmen Lapangan.

Tim asesor LAMEMBA yang melakukan asesmen terdiri atas Prof. Indra Maipita, M.Si., Ph.D. dari Universitas Negeri Medan dan Prof. Dr. Siti Nurjanah, S.E., M.Si. dari Universitas Negeri Jakarta. Kehadiran kedua asesor bertujuan melakukan verifikasi dan konfirmasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan Program Studi Doktor Ekonomi sesuai dengan standar akreditasi LAMEMBA.

Dalam rangkaian Asesmen Lapangan, tim asesor melakukan berbagai agenda verifikasi dan konfirmasi, meliputi pertemuan dengan pimpinan Unit Pengelola Program Studi (UPPS), konfirmasi data dan informasi dalam Dokumen Kinerja Program Studi (DKPS), pemeriksaan dokumen pendukung, serta diskusi bersama Tim Akreditasi dan manajemen UPPS. Selain itu, dilakukan wawancara dengan dosen, mahasiswa, alumni, pengguna eksternal, serta tenaga kependidikan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai penyelenggaraan program studi, kualitas layanan akademik, keterlibatan sivitas akademika, serta capaian Program Studi Doktor Ekonomi.
Asesmen juga mencakup peninjauan lapangan terhadap berbagai fasilitas pendukung penyelenggaraan pendidikan. Tim asesor melakukan pengecekan fasilitas, mengobservasi proses pembelajaran, serta meninjau ruang dosen dan tenaga kependidikan, fasilitas umum, dan fasilitas pendukung lainnya.

Asesmen Lapangan merupakan tahapan penting dalam proses re-akreditasi yang bertujuan memverifikasi kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan dengan implementasi penyelenggaraan program studi di lapangan. Proses ini mencakup penilaian terhadap tata kelola, sistem penjaminan mutu, pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, sumber daya, sarana dan prasarana, serta keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan ini, FEB UNAND terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan tata kelola akademik. FEB UNAND berharap Program Studi Doktor Ekonomi dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas akademiknya serta memperoleh hasil terbaik dalam proses re-akreditasi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

FEB UNAND dan SBM ITB Jajaki Kolaborasi Pengabdian Masyarakat untuk Percepat Digitalisasi UMKM Tanjung Raya

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) menerima kunjungan delegasi Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Jumat, 31 Juli 2026, di Ruang Sidang Dekanat FEB UNAND. Kunjungan tersebut menjadi langkah awal dalam menjajaki kolaborasi pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat yang melibatkan dosen dan peneliti dari kedua institusi.

Delegasi SBM ITB disambut langsung oleh Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Prof. Donard Games, S.E., M.Bus. (Adv)., Ph.D., Ketua Departemen Manajemen FEB UNAND sekaligus akademisi yang terlibat dalam pengembangan kewirausahaan, serta Dr. Fajri Muharja, S.E., M.Si., Ketua Lembaga Penelitian Ekonomi Regional (LPER) FEB UNAND.

Pertemuan membahas rencana pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Kelompok Keahlian Entrepreneurship and Technology Management (KK ETM) SBM ITB yang akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan FEB UNAND. Ketua LPER FEB UNAND, Dr. Fajri Muharja, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa program pengabdian tersebut mengusung tema “Akselerasi Digital UMKM” dengan sasaran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kawasan tersebut dipilih karena merupakan wilayah yang terdampak bencana di sekitar Danau Maninjau dan masih menghadapi berbagai tantangan dalam proses pemulihan ekonomi.

Menurutnya, kegiatan pengabdian tidak hanya berfokus pada penyampaian materi mengenai digital marketing, tetapi juga memberikan pendampingan praktik secara langsung kepada pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk mereka.

Dr. Fajri juga mengungkapkan bahwa hasil diskusi dengan para mitra menunjukkan masih rendahnya tingkat literasi digital di kalangan pelaku UMKM. Selain itu, sebagian besar UMKM masih menjalankan aktivitas pemasaran secara individual sehingga belum mampu membangun jejaring pemasaran yang lebih kuat. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian merancang konsep Integrated Shop UMKM Maninjau sebagai wadah bersama untuk memperkuat promosi dan pemasaran produk lokal secara kolektif.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program pendampingan harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas UMKM. Selain persoalan pemasaran, masyarakat di kawasan Danau Maninjau juga menghadapi tantangan pada sektor perikanan. Meningkatnya kadar amonia akibat penggunaan pakan pelet yang berlebihan pada keramba jaring apung menjadi salah satu penyebab tingginya risiko kematian ikan, sehingga berdampak pada keberlangsungan mata pencaharian masyarakat setempat.

Sementara itu, Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si., menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, FEB UNAND dan SBM ITB diharapkan dapat menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan, meningkatkan literasi digital pelaku UMKM, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di kawasan Tanjung Raya dan Danau Maninjau pascabencana.

FEB UNAND Gelar Workshop Implementasi RPL untuk Perluas Akses dan Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) menyelenggarakan workshop bertajuk “Implementasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dalam Mendukung Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan Tinggi” pada Senin, 27 Juli 2026, di Ruang Sidang Dekanat FEB UNAND.

Workshop ini menghadirkan Prof. Dr. Suryanto, S.E., M.Si. dari Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai narasumber. Kegiatan tersebut diikuti oleh Dekan FEB UNAND beserta para pengelola departemen dan program studi di lingkungan FEB UNAND sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman mengenai implementasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Prof. Suryanto menjelaskan konsep, kebijakan, serta mekanisme penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tipe A, yang memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk memperoleh pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, pengalaman kerja, maupun pembelajaran nonformal dan informal. Implementasi RPL diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi sekaligus tetap menjaga mutu penyelenggaraan akademik.

Selain membahas pedoman penyelenggaraan RPL Tipe A, Prof. Suryanto juga berbagi pengalaman Universitas Sebelas Maret dalam mengembangkan program akselerasi gelar magister melalui jalur RPL, khususnya pada Program Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP). Program tersebut menjadi salah satu praktik baik dalam memberikan kesempatan kepada para profesional dan praktisi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dengan tetap mengacu pada standar mutu akademik yang berlaku.

Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai aspek implementasi RPL, mulai dari proses asesmen capaian pembelajaran, penyusunan kurikulum, hingga tata kelola akademik yang mendukung penyelenggaraan program. Para peserta juga berdiskusi mengenai peluang penerapan skema RPL pada program studi di lingkungan FEB UNAND sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui workshop ini, FEB UNAND berharap dapat memperkuat kesiapan fakultas dalam mengimplementasikan kebijakan Rekognisi Pembelajaran Lampau secara optimal. Selain memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, penerapan RPL juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan akademik serta mendukung pengembangan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.

FEB UNAND Resmi Buka 4th Summer Course dan 2nd International Conference on Ethnic and Cultural Entrepreneurship (ICECE) 2026

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas (UNAND) secara resmi membuka rangkaian kegiatan 4th Summer Course (SC) dan 2nd International Conference on Ethnic and Cultural Entrepreneurship (ICECE) 2026 pada Senin, 27 Juli 2026, di Ruang Seminar FEB UNAND. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Dr. Henmaidi, S.T., M.Eng.Sc., yang menandai dimulainya program internasional yang menghadirkan mahasiswa, akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FEB UNAND, Dr. Asniati, S.E., MBA., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, narasumber, dan tamu undangan yang hadir pada Summer Course dan ICECE 2026. Ia menjelaskan bahwa Summer Course tahun ini mengusung tema “Minangkabau Entrepreneurship: Learn from the Past and Minangkabau Entrepreneurial Wisdom”, yang menekankan pentingnya kearifan lokal Minangkabau sebagai sumber inspirasi dalam membangun inovasi, kewirausahaan, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Selama dua minggu pelaksanaan program, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan akademik dan budaya, antara lain kuliah umum, diskusi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, kunjungan lapangan, hingga proyek pemasaran digital. Melalui kegiatan ini, FEB UNAND berharap dapat memperluas wawasan akademik peserta, mempererat persahabatan internasional, serta membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan antara mahasiswa, akademisi, dan mitra dari berbagai negara.

Acara pembukaan berlangsung semarak dengan penampilan musik dan tarian tradisional Minangkabau yang memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada para peserta internasional. Selain itu, kegiatan juga menghadirkan pemaparan dari para keynote speaker nasional dan internasional.

Keynote speaker yang hadir secara langsung di Ruang Seminar FEB UNAND adalah Dr. Suryadi (Leiden University, Belanda), Dr. Hafiz Rahman (Universitas Andalas, Indonesia), dan Syahrial Syarif, MBA (Pengusaha, Indonesia). Sementara itu, dua keynote speaker lainnya memberikan presentasi secara daring, yaitu Prof. Minako Sakai (University of New South Wales, Australia) dan Juliana Langgat, Ph.D. (Universiti Malaysia Sabah, Malaysia).

Ketua Pelaksana Summer Course 2026, Fitira Khairina, S.E., M.M., menjelaskan bahwa program Summer Course tahun ini diikuti oleh 30 mahasiswa yang berasal dari delapan perguruan tinggi, yaitu University of New South Wales (UNSW), Leiden University, Universiti Malaya, Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Universitas Riau, UIN Mataram, Universiti Malaysia Sabah, dan Universitas Andalas. Para peserta berasal dari berbagai negara, yaitu Malaysia, Pakistan, Afghanistan, Palestina, Yaman, Bangladesh, Kamboja, Myanmar, Nigeria, dan Indonesia.

Sementara itu, Koordinator ICECE 2026, Dr. Ma’ruf, M.Bus., M.Phil., menyampaikan bahwa konferensi tahun ini menerima 41 makalah penelitian yang telah melalui proses seleksi ketat oleh scientific committee. Menurutnya, ICECE mengedepankan kualitas penelitian dibandingkan kuantitas sehingga setiap abstrak yang diterima telah melalui proses penilaian akademik yang komprehensif. Konferensi diselenggarakan secara hybrid, dengan pelaksanaan luring di FEB UNAND serta daring melalui platform Zoom.

Program ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia serta dikelola dalam Program EQUITY (Kontrak No. 4304/B3/DT.03.08/2025). Dukungan pendanaan tersebut memperkuat pelaksanaan 4th Summer Course dan 2nd International Conference on Ethnic and Cultural Entrepreneurship (ICECE) 2026, yang juga didukung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Indonesia sebagai sponsor utama, serta Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta sebagai co-host ICECE 2026. Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat internasionalisasi FEB Universitas Andalas dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat global.