FEB UNAND dan Universiti Malaysia Sabah Bahas Peluang Kerja Sama Akademik melalui Program International Faculty Mobility

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas menerima kunjungan delegasi Faculty of Business, Economics and Accountancy (FBEA) Universiti Malaysia Sabah (UMS) dalam rangka pelaksanaan International Faculty Mobility (IFM) Program. Delegasi dipimpin oleh Assoc. Prof. Dr. Azaze Hj. Adis, selaku Deputy Dean (Research & Innovation).

Selain menjadi ajang pertukaran pengalaman akademik, kunjungan pada tanggal 23 Juli 2026 tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi untuk menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas antara Universitas Andalas dan Universiti Malaysia Sabah. Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan draft Memorandum of Understanding (MoU) yang akan menjadi landasan pengembangan kolaborasi kedua institusi di masa mendatang.

Dalam pembahasan tersebut, kedua belah pihak mengidentifikasi sejumlah bidang kerja sama yang berpotensi untuk dikembangkan. Pada bidang pendidikan, kerja sama diarahkan pada pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, internasionalisasi kurikulum, serta berbagi pengalaman dalam pengelolaan pendidikan tinggi.

Di bidang penelitian dan inovasi, kedua institusi membahas peluang pelaksanaan riset kolaboratif pada bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama, sekaligus mendorong peningkatan publikasi ilmiah dan pengembangan inovasi yang memberikan dampak bagi masyarakat.

Pertemuan juga membahas peluang mobilitas dosen dan peneliti melalui kunjungan akademik, kolaborasi dalam kegiatan pengajaran, serta pertukaran keahlian untuk memperkuat kapasitas akademik kedua institusi.

Selain itu, kedua universitas menjajaki berbagai bentuk program internasional bagi mahasiswa, seperti student exchange, transfer program, dan twinning program, guna memberikan pengalaman belajar lintas negara serta meningkatkan kompetensi global mahasiswa.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring internasional, kedua institusi juga mendiskusikan pengembangan kegiatan akademik dan pertukaran budaya, termasuk penyelenggaraan seminar, konferensi, kuliah tamu, pertukaran publikasi ilmiah, serta pengembangan program akademik bersama. Diskusi yang berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif ini diharapkan menjadi langkah awal menuju terjalinnya kerja sama yang lebih erat antara Universitas Andalas dan Universiti Malaysia Sabah. Melalui Program International Faculty Mobility, kedua institusi menunjukkan komitmen bersama untuk memperluas kolaborasi internasional dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat global.

FEB UNAND Bahas Penguatan Kerja Sama dengan Fatoni University Thailand dan Lakukan Review Kurikulum Program Doktor Ekonomi

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas (UNAND) menerima kunjungan delegasi Fatoni University, Thailand dalam rangka membahas peluang penguatan kerja sama akademik sekaligus melaksanakan review Kurikulum Program Studi Ekonomi Program Doktor (PSEPD) Departemen Ekonomi FEB UNAND. Kegiatan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, di Ruang Sidang Dekanat FEB UNAND.

Diskusi kerja sama dipimpin oleh Dr. Asniati, S.E., MBA selaku Wakil Dekan I FEB UNAND dan Prof. Dr. Narong Hatsanee, Vice President for Investment and Revenue Generation Fatoni University. Pertemuan tersebut membahas rencana kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi melalui berbagai program akademik yang saling menguntungkan.

Selain membahas peluang kerja sama, agenda utama kegiatan tersebut adalah review kurikulum Program Studi Ekonomi Program Doktor (PSEPD) Departemen Ekonomi FEB UNAND. Melalui sesi ini, Prof. Dr. Narong Hatsanee memberikan masukan dan pandangan mengenai pengembangan kurikulum agar semakin selaras dengan kebutuhan pendidikan tinggi internasional, perkembangan ilmu ekonomi, serta tuntutan global.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Prodi S3 Ekonomi FEB UNAND, Dr. M. Nazer, SE., M.Si., Ketua Prodi S1 Ekonomi Islam, Dr. Neng Kamarni, SE., M.Si., Ketua Lembaga Penelitian Ekonomi dan Regional (LPER) FEB UNAND, Dr. Fajri Muharja, SE., M.Si, serta dosen di lingkungan Departemen Ekonomi FEB UNAND.

Melalui diskusi yang berlangsung secara interaktif, kedua institusi bertukar pengalaman mengenai pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta peluang kolaborasi dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran dosen, dan mobilitas mahasiswa. Pembahasan ini sejalan dengan ruang lingkup kerja sama dalam MoU yang mencakup pengembangan kurikulum, penelitian bersama, pertukaran akademisi, penyelenggaraan seminar internasional, hingga program pertukaran mahasiswa dan twinning program.

Bagi FEB Universitas Andalas, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan mutu akademik, khususnya pada Program Studi Doktor Ekonomi. Masukan dari akademisi internasional diharapkan dapat memperkuat kualitas kurikulum sehingga mampu menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan global. Kerja sama yang terus dikembangkan antara Universitas Andalas dan Fatoni University diharapkan tidak hanya memperluas jejaring internasional, tetapi juga melahirkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan pengembangan institusi dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

FEB UNAND Luluskan 342 Wisudawan pada Wisuda III UNAND 2026

Padang (FEB UNAND) — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu fakultas dengan jumlah lulusan yang besar pada Wisuda III Tahun 2026 dengan meluluskan 342 wisudawan, yang terdiri atas 167 lulusan Program Vokasi, 154 lulusan Program Sarjana, 20 lulusan Program Magister, dan 1 lulusan Program Doktor. Secara keseluruhan, Universitas Andalas (UNAND) menyelenggarakan Wisuda III Tahun 2026 pada 11–12 Juli 2026 di Auditorium Universitas Andalas. Pada periode wisuda ini, Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, Ph.D., mewisuda sebanyak 1.389 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.

Pada hari kedua pelaksanaan wisuda, Minggu (12/7), sebanyak 712 lulusan dikukuhkan sehingga melengkapi total wisudawan Periode III Tahun 2026. Para lulusan berasal dari Sekolah Pascasarjana, Fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Farmasi, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Momentum tersebut juga menjadi tonggak bersejarah bagi FISIP Universitas Andalas yang untuk pertama kalinya meluluskan doktor dari Program Studi Kebijakan Publik dan Program Studi Sosiologi.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan rangkaian seremoni akademik yang menjadi simbol keberhasilan para lulusan dalam menyelesaikan pendidikan. Pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas, Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si., melakukan penyerahan ijazah secara simbolis kepada para wisudawan FEB UNAND. Sementara itu, prosesi pemindahan jambul sebagai penanda resmi pengukuhan kelulusan dilakukan oleh Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, Ph.D., kepada para wisudawan. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, Ph.D., mengajak seluruh lulusan untuk memandang wisuda bukan sebagai akhir dari proses belajar, melainkan awal memasuki dunia yang terus berubah dengan sangat cepat. Ia juga membagikan pengalamannya mengikuti Google Leaders Series di Singapura bersama para pimpinan perguruan tinggi kawasan Asia Pasifik yang membahas masa depan pendidikan tinggi di era kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Melalui pengalaman tersebut, Rektor menekankan pentingnya kemampuan belajar sepanjang hayat, beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan global.

Delegasi LKEI FEB UNAND Borong Prestasi pada TEMILREG FOSSEI Sumatera Bagian Tengah XX Tahun 2026

Padang – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Delegasi Lembaga Kajian Ekonomi Islam (LKEI) FEB UNAND berhasil memborong berbagai gelar juara pada Temu Ilmiah Regional (TEMILREG) Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FOSSEI) Sumatera Bagian Tengah XX Tahun 2026 yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi pada 30 Juni–2 Juli 2026.

Ajang ilmiah tahunan tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Sumatera Bagian Tengah yang meliputi Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi. Dalam kompetisi yang diikuti oleh 24 tim finalis terbaik, delegasi LKEI FEB UNAND berhasil menunjukkan kualitas akademik, kemampuan analitis, serta kreativitas yang unggul sehingga mampu meraih prestasi di berbagai kategori perlombaan.

Pada Lomba Karya Tulis Ilmiah, tim FEB UNAND berhasil meraih Juara 1 melalui Athia Alhayu (D3 Manajemen Pemasaran 2024), Ufairha Anrulsy (Akuntansi 2024), dan Najwa Zahra Hanifah (Akuntansi 2024). Sementara Juara 2 diraih oleh Nurul Abdilla (Manajemen 2025), Hana Salima Az-Zahra (Manajemen 2025), dan Widy Natasya (Ilmu Ekonomi 2025).

Pada kategori Sharia Policy Case Study, prestasi gemilang kembali diraih dengan keberhasilan Andes Setia (Akuntansi 2023), Adriansyah Maizar (Ekonomi Islam 2024), dan Muhammad Yusuf Harda (Ekonomi Islam 2023) meraih Juara 1. Sementara Juara 2 diraih oleh Muhammad Abdullah Dzaky (Manajemen 2024), Ihsan Helmi (Akuntansi 2025), dan Naufal Nanda Desriyan (Ilmu Ekonomi 2024).

Prestasi juga diraih pada kategori Sharia Business Plan Competition, di mana tim yang terdiri atas Alifio Novli Putra (Manajemen 2024), Ananda Rifat Alghifari (Ekonomi Islam 2024), dan Kevin Aurel Hendra (D3 Manajemen Pemasaran 2024) berhasil meraih Juara 1. Sementara tim yang beranggotakan Arrayan Shadiqin (Akuntansi 2025), M. Ghazi Alghifari (Akuntansi 2024), dan M. Ichlas Al Fatih (Akuntansi 2025) berhasil memperoleh Juara Harapan 2.

Selain itu, pada cabang Olimpiade Ekonomi Islam, tim FEB UNAND yang terdiri atas Alif Maulana (Akuntansi 2025), Ahmad Ali Al Husaini (D3 Manajemen Pemasaran 2025), dan M. Farhan Al Fath (Ekonomi Islam 2025) berhasil meraih Juara Harapan 3.

Keberhasilan delegasi LKEI FEB UNAND dalam berbagai cabang perlombaan tersebut menjadi bukti kualitas akademik mahasiswa FEB UNAND, khususnya dalam pengembangan keilmuan ekonomi Islam. Prestasi ini juga mencerminkan komitmen fakultas dalam mendukung mahasiswa untuk aktif berkompetisi, mengembangkan kapasitas intelektual, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Tim Accountaholics FEB UNAND Raih Juara 2 Nasional pada BAK Audit Competition 2026

Padang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND). Tim Accountaholics yang beranggotakan mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi angkatan 2023 berhasil meraih Juara 2 pada BAK Audit Competition dalam rangkaian BAK Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Audit Kemahasiswaan (BAK) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (UNDIP) pada 20 Juni 2026.

Kompetisi tingkat nasional ini diikuti oleh 37 tim dari berbagai perguruan tinggi yang berasal dari 9 provinsi di Indonesia, sehingga menjadi ajang yang sangat kompetitif bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang audit dan akuntansi.

Tim Accountaholics FEB UNAND terdiri atas:

  • Andes Setia (S1 Akuntansi 2023)
  • Fikra Riberta Putra (S1 Akuntansi 2023)
  • Salsabila Putri (S1 Akuntansi 2023)

Melalui kerja sama tim yang solid, kemampuan analitis yang kuat, serta penguasaan materi audit yang baik, ketiga mahasiswa tersebut berhasil mengantarkan Universitas Andalas meraih posisi kedua nasional. Pada kompetisi ini, posisi Juara 1 diraih oleh Universitas Indonesia (UI), Juara 2 oleh Universitas Andalas (UNAND), Juara 3 oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan Harapan 1 oleh Politeknik Keuangan Negara STAN.

Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas akademik mahasiswa FEB UNAND yang mampu bersaing dengan berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Prestasi tersebut juga mencerminkan komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas dalam mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Capaian ini tidak terlepas dari bimbingan para dosen, dukungan Departemen Akuntansi, serta fasilitasi yang diberikan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi berbagai kompetisi tingkat nasional.

Segenap pimpinan dan keluarga besar FEB UNAND menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Tim Accountaholics atas prestasi yang telah mengharumkan nama Universitas Andalas di tingkat nasional. Diharapkan pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, serta terus berprestasi demi mengharumkan nama almamater dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.

FEB UNAND Terima Kunjungan Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat, Bahas Peluang Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) menerima kunjungan audiensi dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Sumatera Barat pada Kamis (2/7/2026) di Ruang Sidang Dekanat FEB UNAND.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si., beserta jajaran pimpinan fakultas. Sementara itu, rombongan Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil, Mohammad Dody Fachrudin, beserta jajaran.

Audiensi ini dilaksanakan dalam rangka membahas peluang kerja sama antara kedua institusi sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing. Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat berupaya memperkuat perannya sebagai Regional Chief Economist melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi dalam menghasilkan kajian, analisis, dan rekomendasi kebijakan berbasis data bagi pembangunan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan FEB UNAND menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat. Ia berharap pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan, khususnya pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah akan memberikan kontribusi nyata dalam menghasilkan kajian akademik yang bermanfaat bagi pembangunan ekonomi, khususnya di Sumatera Barat.

Melalui audiensi ini, FEB UNAND dan Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat berkomitmen untuk menjajaki berbagai bentuk kerja sama, seperti penelitian bersama, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, serta kegiatan akademik lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi maupun masyarakat luas.

FEB UNAND Kembali Selenggarakan Hendra Esmara Lecture Series 2026 Bahas Ketimpangan dan Ekonomi Pembangunan

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) melalui Departemen Ekonomi kembali menyelenggarakan Seminar Internasional Hendra Esmara Lecture Series 2026 pada Rabu (1/7/2026). Memasuki penyelenggaraan yang ketiga, seminar ini dilaksanakan secara hybrid, dengan peserta hadir langsung di Ruang Seminar FEB UNAND serta mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

Mengusung tema “Inequality and Development Economics”, seminar ini menjadi wadah akademik untuk membahas berbagai isu strategis terkait ketimpangan dan pembangunan ekonomi, sekaligus memperkuat kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan praktisi dalam merumuskan solusi terhadap tantangan pembangunan di Indonesia.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Dr. Hefrizal Handra, M.Soc.Sc., yang mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan dari FEB Unand terhadap almarhum Prof. Drs. Hendra Esmara atas pengabdiannya sebagai dosen FEB Unand dan kontribusi yang besar di bidang regional development.  Dr. Hefrizal Handra menyampaikan bahwa tema “Inequality and Development Economics” sangat relevan dengan agenda pembangunan Indonesia saat ini. Menurutnya, meskipun perekonomian Indonesia terus mengalami pertumbuhan, berbagai tantangan masih perlu diatasi, seperti mengurangi ketimpangan, mempercepat transformasi struktural, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memastikan kekayaan sumber daya alam dapat memberikan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjawab tantangan tersebut melalui riset yang berkualitas, dialog akademik yang terbuka, serta rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si., Dalam sambutannya, Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa Hendra Esmara Lecture Series merupakan wujud komitmen fakultas dalam melanjutkan tradisi akademik yang menjadikan riset sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan. Ia menegaskan bahwa tema “Inequality and Development Economics” sangat relevan untuk mendorong lahirnya gagasan dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Presiden Indonesian Regional Science Association (IRSA), Prof. Djoni Hartono, berharap seminar ini tidak hanya menjadi ruang diskusi akademik, tetapi juga menghasilkan gagasan yang dapat mendukung perumusan kebijakan pembangunan yang lebih baik. Ia juga menyampaikan harapannya agar forum ini semakin memperkuat kolaborasi antara Universitas Andalas, IRSA, dan ANU Indonesia Project. Kepada mahasiswa dan peneliti muda, Prof. Djoni mendorong agar mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar merumuskan pertanyaan penelitian yang berkualitas, karena riset yang baik selalu berangkat dari pertanyaan mendasar mengenai siapa yang memperoleh manfaat pembangunan, siapa yang masih tertinggal, serta kebijakan apa yang diperlukan untuk mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif.

Seminar menghadirkan tiga akademisi terkemuka yang membahas berbagai perspektif mengenai ketimpangan, pembangunan, dan tata kelola ekonomi. Prof. Arief Anshory Yusuf, S.E., M.Sc., Ph.D. dari Universitas Padjadjaran mempresentasikan materi berjudul “Seventy Years of the Kuznets Curve: Is Education a Facilitator of Structural Transformation or a Driver of Inequality”, yang mengulas peran pendidikan dalam transformasi struktural ekonomi sekaligus keterkaitannya dengan dinamika ketimpangan.

Selanjutnya, Prof. Budy P. Resosudarmo dari Australian National University menyampaikan presentasi bertajuk “Is There a Natural Resource Curse at the Local Level? A Case Study in Indonesia”, yang membahas fenomena kutukan sumber daya alam pada tingkat daerah melalui studi kasus di Indonesia serta implikasinya terhadap pembangunan ekonomi lokal.

Sementara itu, Prof. Dr. Werry Darta Taifur, S.E., M.A. memaparkan materi “Extractive Institution and the Danger of Decentralization”, yang mengangkat pentingnya kualitas institusi dalam pelaksanaan desentralisasi serta tantangan yang dapat muncul apabila tata kelola pemerintahan tidak berjalan secara efektif.

Diskusi selama seminar dipandu oleh dua moderator dari Departemen Ekonomi FEB UNAND, yakni Ratih Ramadhani, S.E., M.S.E. dan Rahmi Afzhi Wefielananda, S.E., M.S.E., yang mengarahkan jalannya sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara narasumber dengan peserta.

Penyelenggaraan Hendra Esmara Lecture Series 2026 merupakan hasil kolaborasi FEB UNAND dengan berbagai institusi, di antaranya Australian National University (ANU) Indonesia Project, Indonesian Regional Science Association (IRSA), Lembaga Penelitian Ekonomi Regional (LPER) FEB UNAND, serta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Padang.

Melalui seminar internasional ini, FEB UNAND terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan forum akademik berkualitas yang mampu memperkaya khazanah keilmuan, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif bagi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.