Prodi S3 Ilmu Ekonomi Ajukan Reakreditasi ke BAN-PT

Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) mengajukan reakreditasi ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Berbeda dari proses akreditasi biasanya, pada masa pandemi covid-19 asesmen lapangan (visitasi) dilakukan secara daring. Asesmen lapangan daring berlangsung selama dua hari yakni pada tanggal 25 dan 26 September 2020.

Tim asesor BAN-PT yang melakukan asesmen lapangan adalah Prof.Dr. Munawar, SE, DEA (Universitas Brawijawa) dan Prof. Drs. Waridin, MS. PhD (Universitas Diponegoro).

Pada hari pertama berlangsung pembukaan asesmen lapangan daring yang diikuti oleh tim asesor, Rektor Unand, Dekan beserta task force akreditasi PDIE Fakultas Ekonomi Unand. Setelah acara pembukaan, tim asesor melanjutkan kegiatan asesmen dengan melakukan konfirmasi dan verifikasi data yang tertuang di dalam borang akreditasi yang telah dikirim oleh PDIE Fakultas Ekonomi Unand.

Pada hari kedua, tim asesor melakukan wawancara kepada dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa PDIE Fakultas Ekonomi Unand.

Setelah melalui tahapan asesmen lapangan daring ini, pengelola Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Unand memiliki harapan agar predikat akreditasi “A” dapat diraih.

Mahasiswa FEUA Menjadi Awardee ISDP UNAND 2020

Segenap pimpinan dan civitas akademika Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (FEUA) mengucapkan selamat dan sukses kepada mahasiswa yang telah lulus seleksi dan menjadi awardee pada Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP) goes to UNAND dengan tema Young Entrepreneurs.

ISDP merupakan program Laznas BSM Umat yang menjadi salah satu program Sustainability Finance PT Bank Syariah Mandiri. ISDP memberikan beasiswa, pelatihan, pembinaan dan permodalan bisnis bagi mahasiswa dan mahasiswi yang berjiwa sociopreneur

Berikut nama-nama mahasiswa Fakultas Ekonomi UNAND yang menjadi awardee pada ajang Young Entrepreneurs – ISDP goes to UNAND tahun 2020

No.NamaJurusan/KonsentrasiJudul Karya
1Teza KusumaManajemen/KewirausahaanJamur Tiram Sungkai
2Muhammad AndesManajemen/KewirausahaanBAIQ_ID: Mental Healing Platform
3Hadiyatullah MLManajemen / KewirausahaanKopi Depati

Prof. John W. Creswell, Ph.D Menjadi Narasumber dalam Workshop Metode Penelitian

Pada tanggal 5 September 2019, Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (FEUA) mengundang Professor John W. Creswell menjadi narasumber dalam workshop motode penelitian. Prof. John W Creswell, Ph.D yang merupakan pakar dalam Mix Method Research sengaja diundang dalam kegiatan workshop  metode penelitian dengan tema “Workshop  on Constructing Mix Method Strategy in Research Approach”.

Kegiatan workshop metode penelitian yang berlangsung di ruang seminar gedung pascasarjana FEUA tidak hanya diikuti oleh Dosen dan mahasiswa pascasarjana di lingkungan FEUA tapi juga dosen dari PTN dan PTS di Kota Padang.

Dr. Harif Amali Rivai, SE., M.Si selaku Dekan FEUA sangat mengapresiasi kedatangan Prof. John W Creswell, Ph.D ditengah-tengah kesibukannya sebagai narasumber di konferensi AINiC (Andalas International Nursing Conference) 2019.

Dekan juga menyampaikan harapan agar peserta workshop memanfaatkan kesempatan langka ini untuk memperoleh kiat-kiat dan strategi dalam menerapkan Mix Method sebagai metode penelitian.

“Prof. Creswell, Ph.D adalah peneliti di Mixed Methods Program, University of Michigan,” ujar Dekan.

Setelah pembukaan oleh Dekan FEUA, kegiatan workshop dipandu oleh moderator, Dr. Rahmi Fahmy, SE., MBA. Moderator terlebih dahulu menyampaikan informasi akademis dari Prof. John W. Creswell, Ph.D.

“Prof. John W Creswell, Ph.D telah banyak menulis dan menerbitkan buku tentang Mixed Methods Research dan menjadi referensi bagi para peneliti,” jelas moderator.

Dalam pemaparan materinya, Prof. John W. Creswell, Ph.D menjelaskan bagaimana menganalisa dan menggabungkan quantitave method dan qualitative method menjadi mixed methods research.

Selain itu, Prof. John W. Creswell, Ph.D berbagi delapan tahapan dalam mendesain sebuah penelitian Mix Methods yang akurat. Dipenghujung presentasinya, Prof. Creswell menyampaikan harapan agar para peneliti dari Indonesia dapat berpartisipasi dan memenangkan penghargaan pada acara University of Michigan Mixed Methods Program Sara and George McCune Scholarship Awards.

Empat Orang Mahasiswa NHL Stenden Menyelesaikan Credit Earning di FEUA

Keempat orang mahasiswa NHL Stenden tersebut adalah Steven Bootsma, Leon Gengler, Erwin Beeksma, dan Jesse Hein Dijkstra. Program Credit Earning ini merupakan salah satu bentuk kerjasama antara Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (FEUA) dengan NHL Stenden University of Applied Science – Belanda.

Program Credit Earning yang diikuti oleh mahasiswa NHL ini berlangsung dari bulan Februari sampai Juni 2019 (Semester Genap T.A 2018/2019). Selama mengikuti program Credit Earning, keempat orang mahasiswa NHL Stenden ini bergabung dengan mahasiswa Kelas Internasional Jurusan Manajemen FEUA. Mata kuliah yang diikuti oleh mahasiswa NHL Stenden ini adalah Feasibility Study, Strategic Leadership, Global Marketing Management, Management Information System.

Pada tahun akademik 2011/2012, dua orang mahasiswa dari jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi Unand juga mengikuti program student exchange di NHL Stenden dengan memilih Minor International Business Management mendapatkan 30 kredit SKS.

“Pada tahun ini Fakultas Ekonomi juga akan kembali mengirim satu mahasiswa untuk mengikuti student exchange di NHL Stenden,” ungkap Dekan FEUA.

Dalam acara pertemuan dengan pimpinan Fakultas di ruang sidang dekanat pada tanggal 3 Mei 2019 yang lalu, keempat mahasiswa NHL Stenden menyampaikan komentar positif tentang suasana akademik di Universitas Andalas khususnya di Fakultas Ekonomi. Selain itu, komentar positif juga mereka sampaikan terkait objek-objek wisata di wilayah Sumatera Barat. Mereka menyampaikan pengalaman paling berkesan saat berwisata di kawasan wisata Pulau Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan.

Setelah mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) Genap Tahun Akademik 2018/2019, keempat mahasiswa ini akan kembali ke NHL Stenden University of Applied Science untuk melanjutkan perkuliahan.

Guru Besar Universiti Malaysia Sabah Memberikan Kuliah Umum di Fakultas Ekonomi Unand

Prof. Dr. Syed Azizi Wafa merupakan guru besar manajemen Universiti Malaysia Sabah (UMS). Prof. Dr. Syed Azizi Wafa memberikan kuliah umum di Fakultas Ekonomi Unand pada tanggal 22 April 2019.

Kuliah umum ini merupakan bagian dari kegiatan “The Management Lecture Series” yang diprakarsai oleh jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unand.

Prof. Dr. Herri, SE., MBA selaku moderator pada kuliah umum ini menjelaskan bahwa, Prof. Dr. Syed Azizi Wafa juga diundang sebagai external examiner pada ujian doktor promovendus M. Arifin mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi Unand.

Lebih lanjut, Prof. Herri juga menyampaikan bahwa pada kuliah umum ini Pof. Syed memaparkan materi terkait “Isu-isu Terkini untuk Riset Manajemen”.

Sebelum memaparkan materinya, Prof. Syed menyampaikan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0 adalah kurikulum pendidikan yang masih belum disesuaikan dengan perkembangan teknologi di era industri 4.0.

Prof. Syed menjelaskan bahwa Universiti Malaysia Sabah (UMS) telah melakukan perubahan dan penyesuaian kurikulum dalam menghadapi perkembangan industri 4.0. Hal ini bertujuan agar para lulusan UMS dapat bersaing di dunia kerja di era industri 4.0.

Kemudian Prof. Syed juga menyampaikan bahwa salah satu isu di era revolusi industri 4.0 adalah penipuan oleh oknum yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.

Nowadays our responsibility as lecturers is not to teach about technology but morality and ethic” ungkap Prof. Syed .

Terkait  dengan penelitian di bidang manajemen, Prof. Syed berbagi beberapa kiat kepada peserta kuliah umum.  Selain mencari supervisor yang tepat, Prof. Syed mengajak peserta kuliah umum untuk mengembangkan “conceptual structure and work plan”.

Kuliah umum oleh Prof. Dr. Syed Azizi Wafa yang bertempat di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Ekonomi Unand diikuti oleh dosen dan mahasiswa program magister dan doktor Fakultas Ekonomi Unand.