
Author Archive: Humas FEUA
Ujian Akhir Semester Ganjil TA 2023/2024
2 s/d 12 Januari 2024
106 Lulusan FEB Diwisuda Pada Periode Wisuda VI Tahun 2023



Padang – (4/12/2023) Sebanyak 106 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB Unand) diwisuda pada periode Wisuda VI Tahun 2023. Acara penyerahan ijazah secara simbolis berlangsung pada tanggal 2 Desember 2023 di gedung Auditorium Unand, setelah acara pelepasan wisudawan secara simbolis oleh Rektor UNAND.
Wisudawan FEB Unand berasal dari jenjang pendidikan Diploma III, Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor. 6 orang wisudawan Program Diploma III, 65 orang wisudawan Program Sarjana, 3 orang wisudawan program profesi akuntans, 28 orang wisudawan Program Magister, dan 4 orang wisudawan Program Doktor.
Endrizal Ridwan, SE., M.Ec., Ph.D sebagai Dekan FEB unand memberikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di FEB Unand. Dekan juga mengucapkan apresiasi kepada seluruh orangtua wisudawan yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di FEB UNAND.
Dekan menyampaikan bahwa dalam menghadapi era VUCA, wisudawan harus pandai membawa diri. Wisudawan harus pandai menentukan apa yang mesti di catch dan apa yang harus di release.
“Ada hal-hal yang important dan urgent ada pula hal-hal yang important tapi tidak urgent, yang menentukan masa depan adalah hal-hal yang important tetapi tidak urgent” ungkap Dekan.
Dekan juga mengatakan bahwa masa depan ditentukan oleh bagaimana kita mengisi waktu-waktu luang, bukan waktu-waktu kuliah. “Waktu kuliah sudah jelas schedule-nya, tapi waktu luang adalah waktu bebas yang anda gunakan.’ tambah Dekan
Sebelum mengakhiri pidatonya, Dekan mengingatkan seuluh wisudawan untuk menjaga nama baik keluarga dan almamater, serta jangan melupakan almamater.
Hendra Yusran Siry Bahas Tentang Ekonomi Biru di FEB



Padang – (4/12/2023) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) mengundang Dr. Hendra Yusran Siry, S.Pi., M.Sc untuk memberikan kuliah umum bagi mahasiswa FEB pada hari Jumat, 1 Desember 2023 di ruang seminar FEB UNAND.
Hendra yang juga merupakan Kepala Pusat Riset Kelautan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan kuliah umum dengan tajuk “Ada Apa Dengan Laut: Lebih Dekat Dengan Ekonomi Biru.”
Kegiatan kuliah umum tersebut dibuka secara langsung oleh Dekan FEB UNAND, Endrizal Ridwan, SE., M.Ec., Ph.D. Dalam sambutannya, Dekan mengungkapkan bahwa saat ini masih kurang melakukan riset terutama di bidang kelatuan. “Kelautan tidak hanya soal ikan, tambak udang tetapi ada peranan atau kontribusi ilmu ekonomi itu sangat besar juga di sana,” imbuh Dekan.
Dekan berharap para mahasiswa akan mendapat pencerahan dari narasumber untuk menemukan ide dan berkiprah di bidang riset kelautan, terutama terkait isu-isu terkini tentang tradable permit kuota penangkapan ikan dan carbon tax.
Apa sih ekonomi biru? Hendra mengungkapkan bahwa ada beberapa definisi tentang ekonomi biru, salah satunya adalah ekonomi hijau di sektor-sektor kelautan (green economy in blue world). Namun ia mengungkapkan bahwa UU 32 tahun 2014 tentang kelautan telah menetapkan definisi Ekonomi Biru.
Menurut penjelasan Pasal 14 ayat 1 UU 32 tahun 2014 tentang kelautan, Ekonomi Biru didefinisikan sebagai sebuah pendekatan untuk meningkatkan Pengelolaan Kelautan berkelanjutan serta konservasi laut dan sumber daya pesisir beserta ekosistemnya dalam rangka mewujudkan pertumbuhan ekonomi dengan prinsip-prinsip antara lain keterlibatan masyarakat, efisiensi sumber daya, meminimalkan limbah, dan nilai tambah ganda (multiple revenue).
Pada kuliah umum tersebut, Hendra menjabarkan tentang tiga pembagian kerangka kebijakan Ekonomi Biru. Pertama, melindungi laut dan sumber dayanya. Kedua, mengurangi tekanan dari aktivitas perikanan yang tidak ramah. Ketiga, menjaga kelestarian wilayah laut.
Lebih lanjut Hendra menjelaskan arah kebijakan pada setiap bagian kerangka Ekonomi Biru. Pada kerangka pertama arah kebijakan pemerintah meliputi Penambahan luas kawasan konservasi laut. Pada Kerangka kedua, Penangkapan ikan secara terukur berbasis kuota dan Pengembangan perikanan budidaya di laut, pesisir, dan darat yang berkelanjutan. Arah kebijakan pada kerangka ketiga adalah Pengawasan dan pengendalian wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, dan Pengendalian sampah plastik di laut. Di penghujung paparannya tentang Ekonomi Biru, Hendra Yusran Siry menyampaikan bahwa Perguruan Tinggi mempunyai peran besar dalam memujudkan potensi ekonomi biru di Indonesia, terutama melalui tridharma perguruan tinggi dalam pengelolaan sumber daya maritim yang berkelanjutan.
Mahasiswa FEB Dinobatkan Sebagai Mahasiswa Bertalenta di PIMNAS 2023




Farel Andeni, mahasiswa program studi S1 Ekonomi Pembangunan Kampus Payakumbuh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) meraih penghargaan sebagai Mahasiswa Bertalenta pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-36 tahun 2023 di Universitas Padjajaran.
Penghargaan individu yang diumumkan pada acara penutupan PIMNAS ke-36 tanggal 30 November 2023 diberikan kepada mahasiswa tim peserta PIMNAS yang kreatif dan memiliki bakat khusus.
Sebagaimana dikutip dari berita Tempo, penilaian Mahasiswa Bertalenta ditetapkan oleh Ketua Dewan Juri berdasarkan hasil pemilihan dari mahasiswa-mahasiswa yang telah diusulkan oleh juri lomba per bidang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Kriteria pemilihan meliputi kemampuannya menjalankan peran sebagai peserta lomba, kemampuan menangani perubahan atau fleksibilitas dan orisinalitas dalam berfikir, kapasitas untuk belajar yaitu keterbukaan terhadap pengalaman, reseptivitas terhadap suatu hal yang baru atau berbeda, bahkan irrasional.
Selain itu, peserta punya rasa ingin tahu, spekulatif, mentally playful, dan bersedia mengambil risiko dalam berfikir dan bertindak. Kriteria Mahasiswa Bertalenta itu juga punya rasa percaya diri berdasarkan kemampuannya, keahlian berkomunikasi, kemampuan logika dan bisa fokus atau punya kemampuan berkonsentrasi (tekno.tempo.co).
Farel Andeni yang juga merupakan ketua tim mahasiswa bersama tiga mahasiswa prodi S1 Ekonomi Pembangunan Kampus Payakumbuh FEB UNAND, yaitu Ria Vinola K. Cahyadi, Aldi Ramadan Manullang, dan Ahmad Fandi dinyatakan lolos sebagai peserta PIMNAS ke-36 untuk Kelas PKM Riset Sosial Humaniora.
Tim tersebut yang dibimbing oleh Putri Ayu, S.E, M.Sc mengusung proposal yang berjudul “Analisis Pengaruh Pelarangan Ekspor dan Pajak Ekspor Tembaga di Indonesia dengan GTAP Model” pada ajang PKM 2023.
Kegiatan PIMNAS ke-36 merupakan rangkaian dari tahapan evaluasi proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2) tahun 2023 secara daring.
PIMNAS ke-36 diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bekerjsaman dengan Universitas Padjadjaran sebagai tuan rumah.
Sumber1:https://tekno.tempo.co/read/1803766/pimnas-2023-ini-daftar-25-pemenang-kategori-mahasiswa-bertalenta
BEM KM FEB Unand launching produk Launching Produk Lilin Aroma terapi Atsiri Organic Farm.



Padang – (27/11/2023) Produk lilin aromaterapi Atsiri Organic Farm merupakan hasil pembinaan yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAND yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) FEB UNAND pada masyarakat Desa Koto Baru, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Program pembinaan tersebut bertujuan untuk mencapai target pasar dengan meningkatkan value added dari produk Atsiri Organic Farm yang telah dikelola oleh masyarakat desa Koto Baru. Selain itu, BEM KM FEB UNAND juga melakukan pembinaan dan pengembangan komunitas randai yang ada di Desa Koto Baru teresbut.
Program pengabdian kepada masyarakat tersebut dibiayai oleh dibiayai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNAND denga skema “Program Kemitraan Masyarakat Membantu Usaha Berkembang dan Membantu Nagari Membangun yang Dibantu oleh Mahasiswa Tahun Pelaksanaan 2023.”
Pada tanggal 25 November lalu, BEM KM FEB UNAND melakukan peluncuran produk lilin aromatherapy, salah satu hasil produksi dari Atsiri Organic Farm. Acara launching produk tersebut juga dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian daerah Randai yang ditampilkan oleh pemuda-pemudi Atsiri Desa Koto Baru dan talkshow bersama Ferdhinal Asful, S.P., M.Si (Dosen dan Peneliti Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Andalas) dan Syahdan Ramadanu (Mahasiswa FEB dan Duta SDGs Unand).
Kegiatan launching produk pengabdian kepada masyarakat BEM KM-FEB UNAND yang diselenggarakan di ruang seminar FEB dihadiri juga oleh Noverman (Lurah Limau Manis Selatan), Dr. Ma’ruf, SE., M.Bus., M.Phil (Wakil Dekan III FEB), dan warga Desa Koto Baru Limau Manis Selatan.



