FEB UNAND Meluluskan 378 Wisudawan pada Wisuda Universitas Andalas Periode IV Tahun 2025

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) kembali menorehkan pencapaian penting dengan meluluskan 378 wisudawan pada Wisuda Universitas Andalas Periode IV Tahun 2025 yang digelar pada Minggu, 21 September 2025 di Gedung Auditorium UNAND.

Jumlah lulusan tersebut terdiri dari:

  • Diploma III (D3): 107 orang
  • Sarjana (S1): 211 orang
  • Magister (S2): 58 orang
  • Doktor (S3): 2 orang

Penyerahan ijazah secara simbolis dilakukan kepada perwakilan wisudawan FEB UNAND sebagai bentuk apresiasi fakultas atas kerja keras dan dedikasi mahasiswa dalam menyelesaikan studi.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNAND,  Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si, menyampaikan bahwa pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Kelulusan di FEB UNAND merupakan awal dari perjalanan baru para sarjana yang akan menghadapi fase berbeda di dunia kerja, masyarakat, maupun lingkungan global. Ia menekankan bahwa perbedaan utama antara mahasiswa dan lulusan bukanlah dunia nyata dan tidak nyata, melainkan perubahan status, peran, hak, dan tanggung jawab.

Selama menjadi mahasiswa, para lulusan telah mendapatkan berbagai fasilitas, dukungan dari dosen, tenaga kependidikan, serta kebijakan negara. Namun setelah lulus, privilege tersebut tidak lagi sama, sehingga yang menjadi tantangan adalah bagaimana ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat berkontribusi nyata di masyarakat maupun dunia kerja. Dekan juga menegaskan pentingnya pembelajaran sepanjang hayat, pengembangan karakter, serta kepemilikan sertifikasi kompetensi dan profesi agar lulusan FEB UNAND mampu beradaptasi dengan perkembangan global secara kreatif, inovatif, dan adaptif.

Sementara itu, Ketua Umum IKAFEB UNAND, Darmansyah, SE., MPP, PM, menegaskan bahwa gelar akademik saja tidak lagi cukup untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan penuh ketidakpastian. Ia menyoroti tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi serta gelombang pemutusan hubungan kerja di berbagai sektor sebagai tantangan nyata bagi lulusan baru. Karena itu, ia mendorong para alumni FEB UNAND untuk membekali diri dengan keterampilan terkini, membangun jejaring profesional yang kuat, serta memanfaatkan dukungan komunitas alumni. Darmansyah menekankan bahwa IKAFEB UNAND hadir sebagai wadah silaturahmi, pengembangan profesional, dan kolaborasi bisnis yang dapat membantu alumni baru dalam membuka peluang dan menjaga keberlanjutan karier di masa depan.

Pada kesempatan tersebut, Darmansyah juga menyerahkan bantuan beasiswa sebesar Rp100.000.000 kepada mahasiswa FEB UNAND sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata dari alumni terhadap pengembangan kompetensi generasi penerus. Wisuda ini menjadi momentum penting bagi FEB UNAND untuk terus melahirkan lulusan unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

FEB UNAND Selenggarakan Training dan Sertifikasi BNSP Data Analyst dan Digital Marketing

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) melalui PSDM BEM FEB UNAND menyelenggarakan Training and Certification BNSP Data Analyst and Digital Marketing bekerja sama dengan LSP Digital Teknologi Informasi Indonesia (DITEKINDO). Kegiatan ini diikuti oleh total 48 peserta, terdiri dari 23 peserta untuk skema Data Analyst dan 25 peserta untuk skema Digital Marketing. Dari jumlah tersebut, 8 orang merupakan tenaga kependidikan FEB UNAND, sementara sisanya adalah mahasiswa dari jenjang D3, S1, dan S2.

Acara pelatihan dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UNAND yang diwakili oleh Manajer Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni, Dr. Edi Ariyanto, SE., M.Si. Pelatihan dilaksanakan secara daring pada tanggal 9–10 September 2025 dengan materi yang berfokus pada peningkatan kompetensi analisis data serta pemasaran digital, sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sebagai puncak kegiatan, ujian kompetensi diselenggarakan secara tatap muka pada 13 September 2025 bertempat di Gedung 3 FEB UNAND. Proses asesmen dilakukan langsung oleh asesor dari DITEKINDO untuk memastikan standar kompetensi yang diakui secara nasional.

Melalui kegiatan ini, FEB UNAND berharap peserta mampu meningkatkan keterampilan profesional sekaligus memperoleh sertifikasi resmi BNSP, sehingga dapat memperkuat daya saing lulusan maupun tenaga kependidikan di era digital.

Ketidaksetaraan Gender sebagai Tantangan Sosio-Ekonomi

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) menyelenggarakan kuliah umum bertema “Gender Inequality as Social-Economic Challenges” pada Selasa, 9 September 2025 di Ruang Seminar FEB. Acara ini menghadirkan narasumber Dewi Haryani Susilastuti, Ph.D dari Universitas Gadjah Mada, dengan moderator Delfia Tanjung Sari, SE., M.Si., Ph.D. Kuliah umum dibuka secara resmi oleh Dekan, Dr. Fery Andrianus, SE., M.Si.

Dalam paparannya, Dewi Haryani menekankan bahwa ketidaksetaraan gender di Indonesia masih menjadi isu penting yang memengaruhi pendidikan, kesehatan, partisipasi kerja, hingga pembangunan berkelanjutan. Ia menjelaskan konsep gender dividend, yakni potensi pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai dengan meningkatkan partisipasi perempuan di bidang pendidikan, pekerjaan, dan kepemimpinan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa ketidaksetaraan gender membawa dampak ekonomi signifikan, mulai dari rendahnya pendapatan seumur hidup perempuan hingga meningkatnya beban fiskal akibat tingginya pertumbuhan penduduk. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan komprehensif berbasis siklus hidup—mulai dari investasi pada anak usia dini, pencegahan pernikahan anak, hingga pemberdayaan perempuan dewasa—serta perubahan norma sosial terkait peran perempuan.

Kuliah umum ini diikuti antusias oleh mahasiswa FEB UNAND yang memperoleh wawasan penting mengenai keterkaitan antara kesetaraan gender, keadilan sosial, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.