Workshop Persiapan Akreditasi Internasional AACSB, FEB UNAND Perkuat Langkah Menuju Standar Global

Padang (UNAND) — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB UNAND) menyelenggarakan Workshop Persiapan Akreditasi Internasional AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business) pada Rabu, 29 April 2026 di Ruang Seminar FEB UNAND. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Aurik Gustomo, ST., MT yang merupakan Dekan School of Business and Management Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) sekaligus Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) AFEBI periode 2026–2028.

Workshop ini turut dihadiri oleh Prof. dr. Hardisman, M.HID., Dr.PH., FRSPH selaku Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Andalas serta Dr. Elly Delfia, M. Hum sebagai Sekretaris LPM.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNAND, Dr. Fery Andrianus, SE., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pencerahan penting bagi institusi dalam memetakan posisi kesiapan menuju akreditasi AACSB. “Melalui workshop ini, kita mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai posisi FEB saat ini, apakah sudah siap menjadi member AACSB atau masih perlu penguatan di berbagai aspek,” ungkap Dekan.

FEB UNAND sendiri telah memiliki pengalaman dalam akreditasi internasional, di antaranya melalui FIBAA, AUN-QA, dan ABEST21. Pengalaman tersebut menjadi modal awal yang kuat untuk melangkah lebih lanjut menuju akreditasi AACSB sebagai salah satu standar tertinggi bagi sekolah bisnis di dunia. Hingga saat ini, di Indonesia baru lima perguruan tinggi yang berhasil meraih akreditasi AACSB, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, BINUS University, dan Universitas Prasetiya Mulya.

Dalam paparannya, Prof. Aurik Gustomo menekankan bahwa akreditasi internasional tidak sekadar pengakuan formal, tetapi merupakan proses transformasi menyeluruh yang mencakup tata kelola, kualitas akademik, riset, serta kontribusi institusi terhadap masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan mission driven, penguatan Assurance of Learning (AoL), serta internasionalisasi sebagai elemen utama dalam proses akreditasi.

Sementara itu, Prof. dr. Hardisman, M.HID., Dr.PH., FRSPH menyampaikan dukungan penuh dari LPM UNAND terhadap upaya FEB dalam meraih akreditasi AACSB. “Dengan adanya akreditasi AACSB, banyak hal yang bisa kita perbaiki, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas serta meningkatkan jumlah mahasiswa internasional. Mudah-mudahan melalui akreditasi internasional ini mutu kita semakin meningkat. LPM akan mendukung dari sisi administratif, keuangan, dan aspek lainnya,” ujarnya. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi FEB UNAND untuk terus memperkuat kesiapan menuju akreditasi internasional, sekaligus meningkatkan daya saing global. Sejalan dengan komitmen Universitas Andalas, langkah ini diharapkan mampu mendorong terciptanya pendidikan tinggi yang unggul, relevan, dan berdampak bagi masyarakat luas.

Translate »
Facebook
YouTube
Instagram