FEB UNAND Resmi Buka 4th Summer Course dan 2nd International Conference on Ethnic and Cultural Entrepreneurship (ICECE) 2026

Padang (FEB UNAND) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas (UNAND) secara resmi membuka rangkaian kegiatan 4th Summer Course (SC) dan 2nd International Conference on Ethnic and Cultural Entrepreneurship (ICECE) 2026 pada Senin, 27 Juli 2026, di Ruang Seminar FEB UNAND. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Prof. Dr. Henmaidi, S.T., M.Eng.Sc., yang menandai dimulainya program internasional yang menghadirkan mahasiswa, akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FEB UNAND, Dr. Asniati, S.E., MBA., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, narasumber, dan tamu undangan yang hadir pada Summer Course dan ICECE 2026. Ia menjelaskan bahwa Summer Course tahun ini mengusung tema “Minangkabau Entrepreneurship: Learn from the Past and Minangkabau Entrepreneurial Wisdom”, yang menekankan pentingnya kearifan lokal Minangkabau sebagai sumber inspirasi dalam membangun inovasi, kewirausahaan, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Selama dua minggu pelaksanaan program, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan akademik dan budaya, antara lain kuliah umum, diskusi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, kunjungan lapangan, hingga proyek pemasaran digital. Melalui kegiatan ini, FEB UNAND berharap dapat memperluas wawasan akademik peserta, mempererat persahabatan internasional, serta membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan antara mahasiswa, akademisi, dan mitra dari berbagai negara.

Acara pembukaan berlangsung semarak dengan penampilan musik dan tarian tradisional Minangkabau yang memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada para peserta internasional. Selain itu, kegiatan juga menghadirkan pemaparan dari para keynote speaker nasional dan internasional.

Keynote speaker yang hadir secara langsung di Ruang Seminar FEB UNAND adalah Dr. Suryadi (Leiden University, Belanda), Dr. Hafiz Rahman (Universitas Andalas, Indonesia), dan Syahrial Syarif, MBA (Pengusaha, Indonesia). Sementara itu, dua keynote speaker lainnya memberikan presentasi secara daring, yaitu Prof. Minako Sakai (University of New South Wales, Australia) dan Juliana Langgat, Ph.D. (Universiti Malaysia Sabah, Malaysia).

Ketua Pelaksana Summer Course 2026, Fitira Khairina, S.E., M.M., menjelaskan bahwa program Summer Course tahun ini diikuti oleh 30 mahasiswa yang berasal dari delapan perguruan tinggi, yaitu University of New South Wales (UNSW), Leiden University, Universiti Malaya, Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Universitas Riau, UIN Mataram, Universiti Malaysia Sabah, dan Universitas Andalas. Para peserta berasal dari berbagai negara, yaitu Malaysia, Pakistan, Afghanistan, Palestina, Yaman, Bangladesh, Kamboja, Myanmar, Nigeria, dan Indonesia.

Sementara itu, Koordinator ICECE 2026, Dr. Ma’ruf, M.Bus., M.Phil., menyampaikan bahwa konferensi tahun ini menerima 41 makalah penelitian yang telah melalui proses seleksi ketat oleh scientific committee. Menurutnya, ICECE mengedepankan kualitas penelitian dibandingkan kuantitas sehingga setiap abstrak yang diterima telah melalui proses penilaian akademik yang komprehensif. Konferensi diselenggarakan secara hybrid, dengan pelaksanaan luring di FEB UNAND serta daring melalui platform Zoom.

Penyelenggaraan 4th Summer Course dan 2nd International Conference on Ethnic and Cultural Entrepreneurship (ICECE) 2026 didukung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Indonesia sebagai sponsor utama, serta Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta sebagai co-host ICECE 2026. Dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi akademik dan internasionalisasi FEB Universitas Andalas dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat global.

Translate »
Facebook
YouTube
Instagram